Gebleg: Camilan Tradisional Wonosari yang Kembali Naik Daun di Kalangan Milenial
Gebleg, camilan tradisional khas Wonosari, kembali populer di kalangan milenial pada tahun 2025–2026. Artikel ini mengulas sejarah, tren terkini, dan tempat terbaik menikmati gebleg.

Ringkasan Cepat (Key Facts)
- Gebleg adalah camilan tradisional Wonosari berbahan dasar singkong yang dipanggang.
- Populer kembali sejak 2025, terutama di kalangan milenial yang mencari kuliner nostalgia.
- Harga gebleg berkisar antara Rp 3.000 hingga Rp 5.000 per porsi.
- Beberapa kedai di Wonosari menyediakan gebleg dengan varian topping seperti keju dan coklat.
- Acara kuliner lokal Wonosari sering menampilkan gebleg sebagai ikon makanan tradisional.
Sejarah Singkat Gebleg
Gebleg telah menjadi bagian dari budaya kuliner Wonosari sejak puluhan tahun lalu. Camilan ini awalnya dibuat sebagai makanan ringan sederhana yang mudah dibuat dari bahan lokal, terutama singkong. Proses pembuatannya melibatkan pengukusan singkong hingga lunak, kemudian dipanggang dengan arang hingga permukaannya renyah. Gebleg dikenal sebagai makanan pengganjal lapar yang praktis dan ekonomis.
Kebangkitan Gebleg di Era Milenial
Pada tahun 2025, gebleg mulai naik daun kembali, terutama di kalangan milenial yang tertarik dengan kuliner tradisional. Tren ini dipicu oleh gerakan lokal yang mempromosikan makanan khas Wonosari melalui media sosial dan acara kuliner. Beberapa kedai modern di Wonosari mulai menyajikan gebleg dengan sentuhan kekinian, seperti tambahan topping keju, coklat, atau saus sambal. Harga yang terjangkau, mulai dari Rp 3.000 hingga Rp 5.000 per porsi, membuat gebleg semakin diminati.
Tempat Terbaik Menikmati Gebleg di Wonosari
Beberapa tempat di Wonosari terkenal dengan gebleg-nya yang lezat dan autentik. Salah satunya adalah ‘Warung Gebleg Mbak Sri’ di Jalan Sudirman, yang sudah beroperasi sejak tahun 2010-an. Warung ini mempertahankan resep tradisional tanpa banyak variasi topping. Sementara itu, ‘Kedai Geblek Kekinian’ di Jalan Pemuda menawarkan gebleg dengan berbagai topping modern, seperti keju parut dan coklat leleh. Kedai ini sering menjadi destinasi favorit anak muda Wonosari.
Orang Juga Bertanya
Apa bahan utama gebleg?
Bahan utama gebleg adalah singkong yang dikukus dan dipanggang hingga renyah.
Berapa harga gebleg di Wonosari?
Harga gebleg berkisar antara Rp 3.000 hingga Rp 5.000 per porsi, tergantung topping dan tempat pembelian.
Apakah gebleg bisa ditemukan di luar Wonosari?
Gebleg memang khas Wonosari, tetapi beberapa kedai di kota lain mulai menyediakannya sebagai bagian dari menu kuliner tradisional.
Apa yang membuat gebleg populer di kalangan milenial?
Gebleg populer karena harganya terjangkau, teksturnya unik, dan kemunculannya kembali dalam bentuk modern dengan berbagai topping.